Sekilas tentang Pupuk Kandang

Pupuk Kandang

Limbah peternakan sapi terdiri dari : feces (kotoran padat), urine ( air kencing sapi) dan sisa pakan yang tidak habis dimakan oleh sapi. Jika tidak diolah dengan baik, limbah peternakan sapi akan mencemari lingkungan.

Saat ini ada 3 produk umum hasil olahan limbah peternakan sapi yaitu : pupuk kandang, biogas, dan bioarang. Cara mengolah limbah peternakan sapi yang paling mudah dan sederhana adalah membuat Pupuk Kandang.

Pupuk Kandang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan pupuk sintetis. Selain kandungan Nitrogen (N), fospor (P), dan Kalium (K) yang cukup tinggi, pupuk kandang mengandung unsur hara yang cukup lengkap.

Pupuk kandang sapi merupakan pupuk padat yang banyak mengandung air dan lendir. Pupuk kandang sapi termasuk pupuk dingin karena perubahan dari bahan yang terkandung dalam pupuk menjadi tersedia dalam tanah, berlangsung secara perlahan-lahan.

Komposisi dan kandungan pupuk kandang sapi

Parameter Nilai (%)

Kadar air 24,21

Nitrogen 1,11

Karbon Organik 18,76

C/N Ratio 16,90

Fospor 1,62

Kalium 7,26

Kualitas dari pupuk kandang yang dihasilkan, tergantung pada tinggi rendahnya kandungan kandungan N, P, dan K. Sedangkan kandungan N, P, dan K dipengaruhi oleh berat badan sapi sebagai berikut :

Bobot badan (Kg) N (%) P(%) K(%)

277 28,1 9,1 20,0

340 42,2 13,6 30,0

454 56,2 18,2 39,9

567 70,3 22,7 49,9

Selain menyuburkan tanah, serta memberikan unsur hara, pupuk kandang juga memiliki manfaat yang lain yaitu :

Membantu penyerapan air hujan
Meningkatkan kemampuan tanah untuk mengikat air
Mengurangi erosi
Membuat tanah lebih subur, gembur dan mudah diolah

Namun, dalam pengunaan pupuk kandang, diperlukan kehati-hatian. Jika pupuk kandang masih “mentah”, dapat menyebabkan tanaman menjadi layu, bahkan mati. Hal ini disebabkan oleh proses penguraian karbon (C), yang akan meningkatkan temperatur tanah. Kenaikan suhu inilah yang menyebabkan tanaman menjadi layu.

Untuk mengetahui apakah pupuk kandang sudah siap pakai, perhatikan tanda-tanda sebagai berikut :

Tidak berbau.
Warnanya lebih gelap.
Mudah hancur.
Terasa dingin jika dipegang.

Pupuk Kandang

Dari beberapa pengalaman petani, pemakaian pupuk kandang sapi memang bagus untuk tanaman sayuran tapi tidak bagus untuk tanaman cabai. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kandungan nitrogen yang jauh lebih banyak daripada unsur kalium.Sedangkan fungsi kalium adalah membentuk pati. Akibatnya, tanaman cabai pohon terlihat subur tapi daging buahnya tipis).

Hal ini terjadi juga pada tanaman kentang, jika daunnya subur maka umbi kentangnya kecil. Atau bila tanaman padinya terlalu subur maka bisa mengakibatkan gabug (bulir padi tidak terisi pati).

Kondisi ini juga diperparah oleh kebiasaan petani menambahkan urea lebih banyak dari pada KCl atau KNO3. Biasanya perbandingan unsur N dan unsur K pada pupuk kandang sapi atau ayam adalah 3 : 1. Akan lebih baik jika penambahan urea diganti dengan pupuk unsur P (dari daftar kandungan Primaphospat lebih komplet unsur makro/mikro dari pupuk lainnya)

Sumber :

jabber.rab.co.id
wuryan.wordpress.com

About these ads

About Peternakan Taurus

Peternakan Sapi & Kambing yang berlokasi di Bekasi; kami mulai beternak sapi potong pada akhir tahun 2009 dengan sapi jenis Brahman Cross asal Australia. Saat ini masih berusaha mendalami sapi potong terutama jenis sapi lokal, berencana beternak sapi potong & perah, dan memulai beternak kambing perah jenis PE.
This entry was posted in Info Peternakan. Bookmark the permalink.

2 Responses to Sekilas tentang Pupuk Kandang

  1. Said Daulay says:

    thanks…

  2. Ai Prasetyo says:

    Terima kasih atas infonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s