Uroe Meugang – Makan Daging untuk Ungkapkan Rasa Syukur

Tiga kali dalam setahun di setiap sudut kota Banda Aceh mendadak dipenuhi oleh pedagang daging musiman. Setiap awal bulan puasa, sebelum Idul Fitri dan sebelum Idul Adha, masyarakat Aceh memiliki tradisi turun temurun untuk melakukan semacam kendurian yang ditandai dengan menyantap daging sapi. Pada hari-hari biasa, tak banyak masyarakat umum yang mendatangi pasar. Namun, pada hari itu masyarakat akan ramai mendatangi pasar, sehingga ada istilah “makmu that gang nyan” yang artinya makmur sekali pasar itu, yang dipercaya merupakan asal muasal kata Makmeugang atau Meugang.

Uroe Meugang atau Hari Meugang ini adalah bentuk pengapresiasian dari pepatah lama yang berbunyi “si thon ta mita, si uroe ta pajoh” yang artinya setahun kita mencari rezeki, sehari kita makan. Jadi ini adalah bentuk rasa bersyukur masyarakat Aceh atas rejeki yang diberikan kepada mereka sepanjang tahun. Kenapa daging sapi? karena keseharian masyarakat Aceh lebih banyak mengkonsumsi hasil laut, dan daging sapi dianggap sebagai sesuatu yang istimewa untuk merayakan hari yang istimewa pula. Walaupun demikian bagi masyarakat yang tidak mampu membeli daging sapi mereka biasa menggantinya dengan daging jenis lain, seperti kambing atau ayam, yang penting adalah semangat silaturahmi dan bersyukur.

Momen ini memang digunakan untuk memperkuat silaturahmi dan tali kekeluargaan. Biasanya semua keluarga akan berkumpul, dan yang sedang merantau pun terpanggil untuk pulang kampung. Meugang ini juga identik dengan acara makan-makan bersama di pantai, yang walaupun sejak bencana Tsunami tahun 2004 silam sudah secara halus dilarang namun sulit untuk dihilangkan. Bagi para dermawan pun memanfaatkan meugang untuk berbagi rejeki kepada yang kurang beruntung.

Acara tahunan ini pun selalu diantisipasi oleh para penyalur daging sapi. Harga daging mendekati hari meugang ini bisa melonjak sangat tinggi bahkan mencapai 120 ribu rupiah per kilogram. Daging yang diperdagangkan mulai dari daging sapi aceh, sapi bali, dan juga daging sapi impor. Sapi aceh sendiri sebenarnya pernah mengalami masa kejayaan, namun berbagai kendala keamanan dan bencana alam menyulitkan bagi pengembangbiakkan varietas sapi aceh secara maksimal. Konon daging sapi aceh ini sangat digemari oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya hingga saat ini, sehingga harganya menjadi mahal. Pengembangbiakkan sapi aceh ini pun sedang dimulai lagi oleh Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Indrapuri Aceh Besarbadan di bawah naungan dinas peternakan aceh. Hal ini untuk menjawab ‘tantangan’ dari pemerintah yang mencanangkan swa sembada daging nasional 2014.
Sapi Aceh sebagai salah satu varietas sapi lokal Indonesia, selain sapi bali, sapi peranakan ongole, sapi madura, dan sapi sumba ongole diharapkan bisa dikembangkan menjadi varietas yang unggul baik dari segi produksi daging maupun adaptasi terhadap lingkungan dan ketahanan terhadap penyakit. Swa sembada daging haruslah juga diartikan sebagai swa sembada sapi sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada bibit sapi impor.

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, ingin rasanya pergi ke Aceh untuk melihat dan menikmati meriahnya Uroe Meugang dan menyantap daging sapi aceh yang terkenal enak itu. Sambil berharap mudah-mudahan Uroe Meugang empat tahun lagi hanya menjual daging hasil budi daya bangsa kita sendiri.

sumber :
http://www.hidayatullah.com
http://www.pedagangkata.blogspot.com
http://www.nad.litbang.deptan.go.id

About Peternakan Taurus

Peternakan Sapi & Kambing yang berlokasi di Cibitung, Bekasi, kami mulai beternak sapi potong pada akhir tahun 2009 dengan sapi jenis Brahman Cross asal Australia. Pada tahun 2011 kami mulai memelihara sapi perah jenis Holstein lokal untuk diambil susunya. Saat ini kami memiliki produk berupa sapi potong untuk kurban & idul fitri serta susu sapi segar.
This entry was posted in Info Lain. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s